27 Agustus 2009

Tanda2 rabies

Penasaran gara2 kaki bengkak gw, jd masih terus nyari info2 soal gigitan anjing/kucing, ini gw copas jg dari blog tetangga, minta izin nih gan wat posting, ini url dia..

http://roniazhar.dagdigdug.com/2008/10/14/info-penyakit-untuk-anjing/

Penyakit Anjing Gila (Rabies)

Penyakit anjing gila (rabies) adalah suatu penyakit menular yang akut, menyerang susunan syaraf pusat, disebabkan oleh virus rabies jenis Rhabdho virus yang dapat menyerang semua hewan berdarah panas dan manusia. Penyakit ini sangat ditakuti dan mengganggu ketentraman hidup manusia, karena apabila sekali gejala klinis penyakit rabies timbul maka biasanya diakhiri dengan kematian.

CARA PENULARAN
Virus Rabies selain terdapat di susunan syaraf pusat, juga terdapat di air liur hewan penderita rabies. Oleh sebab itu penularan penyakit rabies pada manusia atau hewan lain melalui gigitan. Gejala-gejala rabies pada hewan timbul kurang lebih 2 minggu (10 hari - 8 minggu). Sedangkan pada manusia 2-3 minggu sampai 1 tahun. Masa tunas ini dapat lebih cepat atau lebih lama tergantung pada
* Dalam dan parahnya luka bekas gigitan
* Lokasi luka gigitan
* Banyaknya syaraf disekitar luka gigitan.
* Pathogenitas dan jumlah virus yang masuk melalui gigitan.
* Jumla luka gigitan.

Di Indonesia hewan-hewan yang biasa menyebarkan penyakit rabies adalah :
* Anjing
* Kucing
* Kera

TANDA-TANDA PENYAKIT RABIES PADA HEWAN
Gejala penyakit dikenal dalam 3 bentuk :
1. Bentuk ganas (Furious rabies)
Masa eksitasi panjang, kebanyakan akan mati dalam 2-5 hari setelah tanda-tanda terlihat.
Tanda-tanda yang sering terlihat :
- Hewan menjadi penakut atau menjadi galak.
- Senang bersembunyi di tempat-tempat yang dingin, gelap dan menyendiri tetapi dapat menjadi agresif .
- Tidak menurut perintah majikannya.
- Nafsu makan hilang.
- Air liur meleleh tak terkendali.
- Hewan akan menyerang benda yang ada disekitarnya dan memakan barang, benda-benda asing seperti batu, kayu dsb.
- Menyerang dan menggigit barang bergerak apa saja yang dijumpai.
- Kejang-kejang disusul dengan kelumpuhan.
- Ekor diantara 2 (dua) paha.

2. Bentuk diam (Dumb Rabies)
Masa eksitasi pendek, paralisa cepat terjadi.
Tanda- tanda yang sering terlihat :
- Bersembunyi di temapat yang gelap dan sejuk
- Kejang-kejang berlangsung sangat singkat, bahakan sering tidak terlihat.
- Lumpuh, tidak dapat menelan, mulut terbuka.
- Air liur keluar terus menerus (berlebihan).
- Mati.

3. Bentuk Asystomatis.
Hewan tidak menunjukkan gejala sakit.
Hewan tiba-tiba mati

TANDA-TANDA PENYAKIT ANJING GILA PADA KUCING
Gejala atau tanda-tanda yang terlihat hampir sama pada anjing, seperti :
- Menyembunyikan diri.
- Banyak mengeong.
- Mencakar-cakar lantai.
- Menjadi agresif.
- 2 - 4 hari setelah gejala pertama biasa terjadi kelumpuhan, terutama di bagian belakang.

TANDA-TANDA PENYAKIT ANJING GILA PADA MANUSIA
* Pada manusia yang penting diperhatikan adalah riwayat gigitan dari hewan seperti anjing, kucing dan kera.
* Dilanjutkan dengan gejala-gejala nafsu makan hilang, sakit kepala, tidak bisa tidur, demam tinggi, mual atau muntah-muntah.
* Adanya rasa panas (nyeri) pada tempat gigitan dan menjadi gugup.
* Takut dengan air, suara keras, cahaya dan angin.
* Air liur dan air mata keluar berlebihan.
* Kejang-kejang disusul dengan kelumpuhan.

Biasanya penderita akan meninggal 4-6 hari setelah gejala klinis atau tanda-tanda penyakit pertama timbul.

LANGKAH YANG PERLU DIKERJAKAN APABILA DIGIGIT ANJING
Apabila seseorang digigit hewan yang tersangka rabies, maka tindakan yang harus diambil adalah :
1. Mencuci luka gigitan dengan sabun ata dengan deterjen selama 5-10 menit dibawah air mengalir/diguyur. Kemudian luka diberi alkohol 70% atau Yodium tincture. Setelah itu pergi secepatnya ke Puskesmas atau Dokter yang terdekat untuk mendapatkan pengobatan sementara sambil menunggu hasil dari rumah observasi hewan.
2. Laporkan kepada petugas Dinas Peternakan setempat tentang kasus penggigitan tersebut.
3. Hewan yang menggigit dikirim ke rumah observasi hewan Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan DKI Jakarta untuk diobservasi dan diperiksa kesehatannya selama 10 - 14 hari. Rumah Observasi Hewan ada di Jl. Harsono RM No. 28 Ragunan, Pasar Minggu Jakarta Selatan. Telepon : 7805447.
4. Bila hewan yang menggigit tidak diketahui atau tidak dapat ditemukan, maka orang yang tergigigit harus dibawa ke rumah sakit khusus infeksi Dr. Saroso Jl. Baru, Sunter Agung, Tanjung Priuk, Jakarta Utara, Telepon : 6401413 atau ke Rumah Sakit Karantina Jl. Kyai Caringin No. 7 Tanah Abang, Jakarta Pusat, Telepon : 342934.

YANG PERLU KITA KERJAKAN AGAR HEWAN KESAYANGAN KITA (anjing, kucing, kera) TIDAK TERJANGKIT PENYAKIT ANJING GILA
1. Memelihara hewan piaraan dengan baik.
2. Membawa hewan ke Suku Dinas Peternakan dan Perikanan setempat atau dokter hewan praktek, untuk mendapatkan vaksinasi anti rabies secara teratur 1-2 kali setahun tergantung jenis vaksin yang digunakan.
3. Setelah hewan tersebut divaksin, mintalah surat keterangan vaksinasi.
4. Melaporkan kepemilikannya kepada Suku Dinas Peternakan dan Perikanan/ Petugas Peternakan Kecamatan.
5. Anjing, kucing, kera peliharaan sebaiknya jangan dilepas keluar pekarangan.
6. Bilamana akan membawa hewan piaraan keluar pekarangan rumah, harus diikat dengan rantai sepanjang-panjangnya 2 m serta dipasang berangus.

USAHA SUKU DINAS PETERNAKAN DAN PERIKANAN JAKARTA PUSAT DALAM MELAKSANAKAN PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT ANJING GILA
1. Melaksanakan vaksinasi/pengebalan anti penyakit rabies terhadap anjing, kucing, kera secara rutin 1-2 kali setahun tergantung vaksin yang digunakan.
2. Melaksanakan penertiban/penangkapan anjing, kucing, kera yang berkeliaran di jalan-jalan, di tempat-temapat umum dan dianggap membahayakan manusia.
3. Melaksanakan pengamanan terhadap setiap kasus penggigitan oleh anjing, kucing, kera dan hewan yang dicurigai menderita penyakit rabies yang dilaporkan dengan jalan mengobservasi hewan tersebut.
4. Melaksanakan penyuluhan berkesinambungan kepada masyarakat tentang penyakit rabies.

PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN TENTANG RABIES
Sejak tahun 1926 pemerintah telah mengeluarkan peraturan tentang rabies pada anjing, kucing, dan kera. Yaitu Hondsdol heid Ordonantie Staatblad No. 452 tahun 1926 dan pelaksanaannya termuat dalam Staatblad No. 452 tahun 1926.
Selanjutnya Ordonantie tersebut tersebut mengalami perubahan/penambahan-penambahan yang disesuaikan dengan perkembangan yang ada. Di DKI Jakarta terdapat SK Gubernur No. 3213 tahun 1984 tentang Tatacara Penertiban Hewan Piaraan Anjing, Kucing dan Kera di wilayah DKI Jakarta yang antara lain berisi :
1. Kewajiban pemilik hewan piaraan untuk memvaksin hewannya dan menggantungkan peneng tanda lunas pajak.
2. Menangkap dan menyerahkan hewannya apabila mengigit orang untuk diobservasi.
3. Hewan yang dibiarkan lepas dan dianggap liar atau tersangka menderita rabies akan ditangkap oleh petugas penertiban.

Berhasil tidaknya usaha pengendalian penyakit rabies sangat erat hubungannya dengan kesadaran, pengetahuan dan partisipasi masyarakat di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

curiga rabies?

kalo anjing anda digigit anjing lain yg ga jelas status vaksinnya (anjing liar, anjing orang yg ga kenal pemiliknya dll) penanganan pertamanya :

langsung cuci bekas lukanya dibawah air mengalir,
sikat lukanya pake sikat gigi & deterjen atw sabun colek,
sambil teken2 biar keluar darahnya..
bawa ke DRH,
DRH pasti akan menyarankan utk diobservasi selama 14 hari,

kenapa 14 hari?
masa inkubasi virus rabies

apa yg terjadi selama 14 hari?
kalo kena rabies pasti diamulai menunjukkan tanda2 rabies,
& kemungkinan mati pd hr ke 14,

apa fungsinya dicuci pake sabun colek? (pasti pada bingung )
rabies itu virus,
sabun colek dgn sifatnya melarutkan lemak akan merusak kapsel dr virus tsb,
virus tsb akan rusak, lemah, atw mati.

sebaiknya observasi :
- anjing yg menggigit,
- anjing yg digigit,
- sama majikan si anjing yg menggigit..
yg terakhir sbnrnya ga perlu

oiya, kalo emang ada tanda2 rabies, jgn lupa hubungin dinas peternakan terdekat,
biar semua anjing di cek & semua anjing di komplek di vaksin gratis..

bulu rontok..

bulu rontok itu bisa krn beberapa sebab..
sebenernya rontok yg dimaksud spt apa?
apa btl2 rontok yg dahsyat di seluruh tubuh sampe agak botak, atw rontok sebagian (hanya di bagian tertentu), atw rontok yg berpola (membentuk bulatan2 di kulit)??

rontok bisa karna makanan, ga cocok ma makanannya,
anjing yg suka makan nasi + lauk, kadang bulunya suka rontok,
krn lauk utk manusia biasanya asin,
lbh baik sementara dikasih dogfood..

bisa krn ga cocok sama shampoo nya,
jenis kulit anjing kan beda2 sama kaya manusia,
& spy bulunya bgs hrs dikasih shampoo yg cocok ma jenis kulitnya,
utk sementara kasih aja sampo utk kulit sensitif,

selain itu bisa jg krn faktor lain, kaya umur & habis melahirkan,
kl habis melahirkan, biasanya ga berlangsung terus menerus, setelah gizinya cukup & anaknya disapih, biasanya rontoknya akan berkurang..

kalo rontoknya berpola, ngebentuk bulatan2, atw kulit jd berkerak, kulit pitak2, itu kemungkinan penyakit kulit,
sebaiknya periksa ke dokter, tp dokternya ga ngerti soal anjing ya?? repot jg..
__________________
Myasis pada Anjing

Salah satu penyakit yang terjadi pada anjing adalah belatungan atau disebut juga Myasis, yaitu bersarangnya stadium larva pada jaringan tubuh hewan Myasis selalu di dahului oleh adanya luka, dimana sering terjadi akibat hewan sering bertengkar yang terabaikan oleh pemiliknya.

Proses menangani Myasis

Pada awalnya, luka biasanya kecil dan masih segar setelah terjadi proses pembusukan, luka tersebut menjadi borok yang berbau anyir dan mengeluarkan cairan busuk yang mana dapat mengganggu kondisi hewan sehingga menjadi kurang bergairah untuk makan dan si anjing menjadi gelisah.

Terapi yang dilakukan :

1. Gunting bulu di sekitar luka

2. Bersihkan luka dengan antiseptik

3. Bila mungkin ambil larva lalat sebanyak mungkin

4. Luka diberi antibiotic topical dan insect repellents

5. Injectie hewan dengan antibiotica, ivermectin, vitamin a,d,e

Prognosa/ tingkat kesembuhan bila cepat tertangani: Bagus.
tetapi bila larva sudah mencapai ke bagian cavum abdominal atau cavum thorax menjadi infausta

ABOUT PYOMETRA…

Pyometra adalah penyakit yang menyerang uterus para “WOMEN”.
Sekali lagi,penyakit ini HANYA menyerang “WOMEN” or (Female dogs)
Pyometra sangat berbahaya dan dapat membunuh pets anda bila terlambat diobati.

the Cause
Pyometra disebabkan oleh bacteria yang berkembang biak pada saat anjing anda mengalami masa loop(heat)
Pada saat loop,hormon progesterone meningkat dan menyebabkan uterus memproduksi cairan reproduksi.Namun jika kehamilan tidak didapat dari beberapa periode loop,uterus terus memproduksi cairan hingga tercipta cycts(sejenis cairan nanah)
Dalam volume berlebih,cystic terus berproduksi hingga keluar dari vagina the female.Ini menciptakan tempat berkembang bacteria yang ideal.Apabila bacteria telah berkembang didalam,The Female tidak dapat memiliki kehamilan lagi dan ini menyebabkan bacteria semakin berkembang.
Penggunaan drugs/medicine yang memiliki komposisi progesterone juga dapat menyebabkan perubahan di uterus dan menimbulkan pyometra.Pemakaian progesterone dalam kadar tinggi menghalangi kemampuan otot dalam dinding uterus untuk bekontraksi.Sehingga daerah reproduksi the female membengkak dan kering saat tidak mengalami loop.(ini mencegah kehamilan).Namun ini menyebabkan hormon estrogen yang didapat dari ovaries meningkatkan effect progesterone di uterus.

Bacteria Movement
Cervix adalah saluran yang menghubungkan vagina dengan uterus.Pada biasanya,cervix selalu tertutup,kecuali saat loop.
Saat loop,cervix terbuka dan bacteri yang terletak di vagina dapat masuk ke uterus dengan mudah.Bila uterus bekerja dengan baik,bacteria tidak dapat memaksa masuk karena dilindungi oleh dinding uterus.Namun jika telah terjadi infeksi pada uterus,bacteria dapat dengan mudah memaksa masuk dan pyometra terjadi.

The Type
Penyakit ini dibagi menjadi dua tipe:
1.Open Cervix Pyometra
2.Close Cervix Pyometra

Pada pyometra terbuka,dapat terlihat secara jelas dari nanah yang keluar dari vagina the female (biasanya nanah berwarna pink dan rada kental)
Sedangkan pada pyometra tertutup,nanah tidak didapatkan dan hanya dapat diketahui bila dijalankan tes USG (alat untuk memonitor bayi pada manusia)

Gejala-gejala yang ditemukan:
-Biasanya female yang menderita pyometra tahap awal sulit dibedakan,namun pada pyometra stadium lanjut,gejala-gejala seperti demam,depresi,lesu,muntah-muntah,minum dalam jumlah banyak,tidak mau makan.

-Pyometra dapat diobati dengan beberapa cara,yaitu dengan

1.Dilakukan pengangkatan pada uterus dan ovaries yang biasa disebut spay.

2.Pemberian antibiotic keras dan disuntikkan Prostaglandins (sejenis hormon yang mengurangi tekanan darah pada progesterone) untuk mengeluarkan bacteria dari uterus.

Namun kemungkinan berhasilnya pengobatan tanpa melakukan (surgery) sangatlah minim dan jika pengobatan tidak dilakukan secepatnya,racun(nanah)yang disebabkan oleh bacteria dapat menimbulkan kerusakan pada daerah abdominal(perut),pecahnya uterus dan menyebabkan kematian pada the female.

† Conclusion †

Pyometra lebih sering terdapat pada female dog yang berusia lanjut.Namun tidak tertutup kemungkinan pyometra juga menyerang female dog muda,terutama female dog yang dengan sengaja tidak dikawinkan.Penyakit ini menyerang dengan perbandingan 1:100.Pyometra mempunyai masa inkubasi 1-2 bulan setelah bakteri telah masuk dalam uterus.
Pada tahap lanjut,Pyometra dapat menyebabkan kematian pada pet anda.Bila your pets memiliki gejala ini,sebaiknya hubungi veternarian anda.

ps gw menulis ini buat lo orang yang punya pet en care dengan mereka,terutama yg merawat female dog.
Ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi gw sendiri serta sumber-sumber lain yg udah d terjemah bebas [internet]
Pet it’s just like human.So pet anda perlu pemeriksaan teratur sama seperti anda.lakukan tes darah secara rutin membantu untuk mendetect penyakit lebih awal.

My dogs,Kelly can survive dari pyometra dengan biaya yang cukup kerasa coz gw telat buat action.
She musti rawat inap 1 week,USG,Hormon injection, variety medicine , blood test ,”spull” (cuci rahim), “spay surgery” (pengangkatan rahim) en lot of time…
Hope this will help in the future , love en takecare u’r pets.

CAPLAK

kalo yg dimaksud itu caplak (’kutu’ warna coklat gelap, yg kalo abis ngisep darah badannya jd bulet2 besar) itu bisa di cabutin satu2,
tp nyabutinnya hrs dr pangkalnya & jgn sampe pecah,
kalo pecah, telor caplaknya bs keluar & berkembang jd caplak baru, & jd tambah banyak..
kalo udah dicabut, jg jgn dipecahin, tp dimasukin kdlm minyak tanah, biar tu caplak mati tanpa pecah..

selain itu ada cara2 lain:
pertama, bs dikasih shampoo anti kutu,
& di mandiin rutin, tp jgn terlalu sering dimandiin, nanti malah kena mslh kulit,

kedua, abis dimandiin bisa dikasih bedak kutu,

ketiga, dikasih obat kutu spot-on contohnya frontline, ditetesin di tengkuknya,

EARMITES

utk earmites (kutu di dalem kuping),
obatnya bisa pake ilium ear drop, beli di petshop,
atw kalo mao bisa pake ear drop erlamicetin + ivomex 0,5ml dicampur atw dikocok,
tetesin pagi & sore,
& telinga dibersihin pake cotton buds seminggu sekali..

SCABIES

dalam bentuk yang paling umum, ada kerontokan bulu sebagian atau secara menyeluruh dan gatal yang ebad (hebat). pustules kecil dan merah sering muncul berbarengan dengan kulit yang kering berwarna kuning pada kulit…

bentuk kedua dari scabbies biasanya mempengaruhi kaki, dan sering disebut juga “foot rot”. telapak menjadi merah, bengkak, dan sakit. sekali lagi, mungkin juga akan muncul kerak kulit dan sering gatal yang ebad. dalam beberapa kasus, kuku menjadi berubah bentuk atau copot. jika tidak dirawat segera, akan dapat mengakibatkan kehilangan kaki. bentuk penyakit ini akan nampak menyerupai ciri-ciri contact dermatitis…

the most effective treatment adalah.. cukur bulunya, trus..
mandiin pake shampoo yg mengandung benzoyl peroxide utk membersihkan kulitnya, kemudian dilakukan organophosphate dip (Paramite).

Amitraz dips & Mitaban (jg organophosphates), & lime sulfur dips (Lymdip) jg cukup efektif. sebaiknya dilakukan dipped (direndam) tiap 2 minggu, sebanyak 2 - 3x.

atw pake Selamectin (Revolution), which is a topical solution,

OTITIS

kata otitis itu biasanya digunakan utk ‘menggambarkan’ berbagai masalah pada telinga..
sebenernya otitis itu peradangan pada telinga,

ada 2 macem:
* Primary otitis disebabkan oleh masalah pada telinga itu sendiri, contohnya krn ear mites. menyebabkan ketidaknyamanan kalo berkoloni di telinga.
* Secondary otitis disebabkan oleh masalah lain yg mempengaruhi telinga. contohnya alergi. krn alergi tsb, anjing menggaruk telinganya, krn merasa tdk nyaman.

adalagi otitis eksterna & otitis interna,
tp yg lbh sering tuh otitis eksterna,

Otitis externa adalah suatu peradangan akut atw kronis pada ephitelium (sel epitel) dari saluran telinga bagian luar. dapat terjadi mulai dr membran timpani sampai daun telinga.

dikarakterisasi dgn erythema, edema (kebengkakan), peningkatan sebum atw eksudat, & desquamasi epithelium (pengelupasan epitel).

saluran telinga bisa terasa sakit atw gatal tergantung penyebab atw lamanya kejadian.

penyebabnya:
faktor primer (faktor2 yg dpt lsg menyebabkan otitis) :karena parasit ( Otodectes, Psoroptes, Sarcoptes, Demodex spp ), benda asing yg msk ke telinga (potongan rumput, air atw obat tetes telinga), tumor (cerumin gland adenoma, inflammatory polyps), hipersensitifitas (atopy, alergi makanan atw food sensitivity, dermatitis), ketidaksempurnaan keratinisasi, hypothyroidism, penyakit auto imun, juvenile cellulitis, & bahan2 iritan (pembersih telinga).

faktor predisposisi kadang bawaan atw krn lingkungan termasuk ‘kelainan bentuk’ (bentuk bawaan daun telinga, saluran telinga yg sempit, rambut atw kelenjar cerumen yg berlebih), maserasi saluran telinga akibat overtreatment atw swimmer’s ear, & penyakit sistemik.

Perpetuating factors termasuk bakteri, jamur, otitis media, and perubahan patologi yg progresif.

Pseudocyesis (False Pregnancy)

ini istilah utk hamil palsu..
anjing terlihat (dari tingkah laku & fisiknya) seperti hamil, ternyata tidak hamil.
gejala muncul kira2 6-12 minggu setelah siklus birahi terakhir.

penyebab:
- mekanisme hormonal yang kurang dimengerti.
perubahan hormonal, terutama penurunan progesteron & peningkatan prolaktin, diduga penyebab false pregnancies.

- beberapa hewan yg di kimpoi selama fase diestrus (pada siklus reproduksi) ketika tingkat progesteron tinggi dapat mengalami false pregnancy bahkan setelah di kimpoi.

- beberapa hewan dengan hypothyroidism dpt tjd perubahan pada darahnya, yg dpt menyebabkan stimulasi prolaktin. ini jg dpt menyebabkan gejala yg berhubungan dgn false pregnancy.

kondisi lain seperti kebuntingan peradangan pada ambing (mastitis), kanker kelenjar ambing, atw pembesaran abdominal karena akumulasi cairan, pembesaran organ atw infeksi pd uterus (pyometra) dapat meyebabkan gejala yg sama dgn false pregnancy.
sebaiknya periksa ke DRH utk memastikan hewan anda sehat.

yang harus diperhatikan:
- kebiasaan bersarang (Nesting behavior), sering dilakukan oleh hewan bunting & yg mengalami false pregnancy
- aktifitas mengasuh (Mothering activity), pada false pregnancy hewan sering terlihat mengasuh benda2 disekitrnya
- pembesaran kelenjar ambing, kadang meneteskan susu juga
- gejala sakit ringan. peningkatan berat badan, mucoid vaginal discharge dan pembangkakkan abdominal dapat terjadi selama false pregnancy
- gejala sakit. jika hewan tidak mau makan, lemah, muntah, depresi, & ada vaginal discharge, segera tlp DRH, ini mungkin gejala dr infeksi pd uterus.

diagnosa:
- sejarah & pemeriksaan fisik
- Abdominal radiographs (X-rays)
- Abdominal ultrasound
- tes darah

pengobatan:
- jangan menstimulasi kelenjar susunya
- penurunan asupan pakan, pengurangan pemberian air minum waktu malam, atw pemberian obat diuretik bernama lasix (furosemide) untuk mengurangi produksi susu.
- pemberian sedasi
- terapi obat dengan Bromocryptine (Parlodel®, Sandox®)
- obat lain seperti testosterone & mibolerone (Cheque®)

pencegahan:
hewan harus di kimpoi (tentu saja pada saat musim kawin)

PARASIT DARAH PADA ANJING

Babesiosis, disebabkan oleh Babesia canis (“large” babesia) & Babesia gibsoni (“small” babesia)
disebarkan melalui gigitan caplak Rhipicephalus sanguineous
babesia hidup di sitplasma RBC

gejala:
perakut: gusi pucat, depresi, tidak mau makan, lemah, anemia (kerusakan RBC), demam, jaundice (kekuningan pd mata & kulitnya), pd pewarnaan ulat darah ditemukan parasit babesia dlm RBC.
akut: mirip dgn perakut ttp lbh ringan.
kronis: lemah, ditemukan banyak RBC immature (regenerative anemia), pembesaran limpa, jaundice, agak demam & intermitten (naik turun), kurus, kerusakan ginjal & hati, pada pewarnaan ulas jarang ditemukan parasit babesia.

treatment:
Imidocarb dipropionate (Imizol, Burroughs Wellcome, Schering-Plough)
2.5 mg/pound BB IM tiap 2 minggu utk 2x treatment

pencegahan:
penanganan/pengendalian kutu.

Hepatozoonosis, disebabkan oleh Hepatozoon canis,
ditularkan melalui termakannya caplak Rhipicephalus sanguineus

gejala:
demam, penurunan BB, penurunan nafsu makan, discharge (lendir) hidung, & kelemahan otot, anemia ringan & diare berdarah

diagnosa:
pemeriksaan darah, adanya peningkatan neutrofil dlm darah.
biopsi otot

treatment:
pemberian imidocarb & kombinasi obat lain kadang berhasil menurunkan jumlah parasit, tp tidak dapat menyembuhkan.

pencegahan:
pengendalian caplak.

Ehrlichia canis & Ehrlichia ewingii,
Ehrlichia ewingii hidup di sel granulosit, sedangkan Ehrlichia canis hidup di monosit dr WBC.
disebarkan oleh caplak Rhipicephalus sanguineus,
Amblyomma americanum merupakan vektor utama Ehrlichia ewingii.

gejala:
fase akut: penurunan jumlah trombosit, terjadi immune-mediated platelet destruction, tidak mau makan, pembesaran limfonodus.
fase subklinis: anjing terlihat normal,
fase kronis: anjing terlihat sakit lagi, pendarahan abnormal, uveitis, Neurologic effects, Glomeruloneprhitis, peningkatan level globulin & penurunan level albumin.

diagnosa:
level antibodi atw titer di tes dgn IFA (immunofluorescent antibody) atw dgn ELISA (Enzyme-linked Immunosorbant assay).
PCR testing

treatment:
tetracycline, Doxycycline, prednisone

ANEMIA PADA ANJING

penyakit yg menyebabkan anemia pada anjing:
- penyakit2 yg menyebabkan kehilangan darah
- penyakit2 yg menyebabkan hemolisis
- penyakit2 yg menyebabkan penurunan jumlah RBC

penyakit2 yg menyebabkan kehilangan darah:
- trauma atw luka hebat pd pembuluh darah atw organ internal
- parasit (kutu, caplak, cacing kait)
- tumor pada usus, ginjal & kantong kemih
- penyakit yg mencegah pematangan RBC

penyakit2 yg menyebabkan hemolisis:
- penyakit autoimun
- parasit darah
- racun atw bahan2 kimia
- kanker

penyakit2 yg menyebabkan penurunan jumlah RBC:
- penyakit kronis
- nutrisi yg tdk seimbang
- penyakit autoimun
- hypothyroidism
- racun & bahan kimia
- kanker

diagnosa:
gusi pucat, stamina menurun, lemah,
tes yg umum utk mengetahui keadaan anemia:
- packed call volume (PVC) = hematokrit

treatment:
- transfusi darah,
PARAINFLUENZA

parainfluenza adalah virus yg menyerang saluran pernafasan.
bersama2 dgn infeksi bordetella menyebabkan penyakit kennel cough.
penyakit dpt berjangkit sampai bbrp minggu & sangat menular, tp dpt sembuh dgn sendirinya kalau tdk ada infeksi sekunder.

gejala yg umum: batuk kering yg diikuti dgn tersedak dan batuk yg disertai keluarnya lendir berbusa.

pd umumnya anjing tdk menunjukan gejala demam.
yg perlu diingat adalah, tdk semua batuk pd anjing adalah kennel cough.

PARVO VIRUS
merupakan virus yg gampang menular & menyerang anjing segala usia,
namun kematian akibat infeksi parvo umumnya terjadi pd anak anjing.
infeksi virus ini meyerang saluran pencernaan yg mengakibatkan diare dan muntah.
virus ini dpt ditularkan melalui tinja anjing sakit yg dpt terbawa pada sepatu, baju, maupun lalat.

gejala umum penyakit ini adalah:
hilangnya nafsu makan
muntah
sampai dgn diare berdarah

virus ini jg dpt menekan sistem kekebalan sehingga anjing dpt dengan mudah terinfeksi oleh bakteri.
kematian biasanya diakibatkan oleh dehidrasi ataw kekurangan cairan tubuh akibat diare dan muntahyg hebat.
penyakit ini tidak dpt diobati sehingga vaksinasi merupakan alternatif yg terbaik.

vaksinasi awal dimulai pd saat anak anjing berumur 6 minggu,
kemudiandiikuti dgn pengulangan.
vaksinasi parvovirus biasanya diberikan bersama2 dgn vaksinasi distemper.

ras anjing yg sangat sensitif dgn virus ini antara lain:
- rottweiler
- doberman pincher
- german shepherd

DISTEMPER

merupakan infeksi virus yg sangat menular dan mematikan.
infeksi ini menyerang saluran pernapasan dan sistem syaraf. penyakit ini dapat ditularkan melalui udara dan kontak antar anjing sakit dengan anjing sehat.

gejala yg sering terlihat adalah:
batuk
bersin
demam
adanya lendir pada mata dan hidung
diare
muntah
kehilangan napsu makan
anjing terlihat depresi jika sudah menyerang sistem syaraf,
anjing bisa menunjukkan gejala seperti ayan dan
pengerasan pada tapak kaki (hard pad disease, HPD)

vaksinasi merupakan satu2nya cara efektif untuk mencegah penyakit ini.
vaksinasi awal deberikan pd anak anjing umur 6 minggu yg diikuti pengulangan atw booster.
biasanya vaksin ini diberikan bersama2 dengan vaksin lainnya spt vaksin parvovirus.

(sumber www.dogslovers.org and www.forum.dogslovers.org)

2 komentar:

roniazhar mengatakan...

mba sinta...karena kucingnya sering kontak dengan kucing lain, ada kemungkinan terkena penyakit, saya ga bisa pastiin itu rabies atau apa...tapi ada baiknya langsung di periksain, tapi biasanya kalo host yang terkena rabies menggigit, seminggu atau 12 hari maks si host akan mati...

mungkin yang menulari mba itu virus lain, untuk lebih pasti bawa aja ke dokter dulu, si kucing nya bawa ke rs ragunan, atau kalo di kota lain bawa ke vet pake kennel box (kandang)....yang pasti jangan di biarkan, selama proses itu sering2 di beri antibiotik aja bekas luka nya, betadine, atau cairan dettol....

Shinta Suci mengatakan...

wah terima kasih ya infonya, iya dia gigit sy wktu itu lagi flu..mungkin bener virus lain, cm sy rada takut suruh periksa lagi ke dokter. Ini aja dirumah sakit kirain kaki saya dibedah, gak taunya gak diapa2in, cm disuntik tetanus, sm dikasi obat ada jg antibiotiknya dosisnya lumayan..cm smpe hari ini belum kempes jg sih bengkaknya..hampir rata2 yg saya tnya smua bilang, sabar aja,,ini proses penyembuhan..tp kok lama ya

everybody Fat